Strategi Mengatasi Risiko Likuiditas
By Numanza Inc.

Mengatasi Risiko Likuiditas Membutuhkan Trik Ini

Aset Yang Berbeda Memiliki Risiko Yang Berbeda

Numanza.Inc - Memiliki berbagai aset keuangan sangat lah baik untuk kesehatan keuangan Anda. Tetapi masing-masing aset yang berbeda memiliki risiko yang berbeda pula.

Aset likuid, termasuk uang tunai dan apapun yang dapat dengan cepat dijual dan diubah menjadi uang tunai, membawa satu set risiko, begitupun aset lain membawa risiko karena waktu yang diperlukan untuk mengubah atau menjualnya. Sebagai investor, Anda dapat mengelola risiko likuiditas untuk mengatasi masalah yang akan ditimbulkannya.

Berikut ini kami akan memberikan trik mengatasi risiko likuiditas untuk kemajuan dalam meningkatkan nilai investasi yang Anda miliki di masa yang akan datang.

Mendefinisikan

Risiko likuiditas mengacu pada masalah yang dapat terjadi ketika terlalu banyak aset Anda yang tidak likuid. Aset-aset ini tidak tersedia ketika Anda membutuhkan uang untuk melunasi hutang, melakukan pembelian besar, atau mengejar peluang investasi baru dengan cepat tanpa petimbangan yang matang.

Risiko likuiditas juga mengacu pada kemungkinan bahwa Anda tidak akan dapat menjual aset dengan cepat ketika nilainya mencapai titik tertentu. Penundaan waktu dalam menjual aset tertentu dapat menjadi masalah jika nilainya turun sebelum Anda dapat menjual, mengurangi jumlah yang Anda hasilkan dari transaksi sebelumnya.

Diversifikasi

Portfolio investasi yang terdiversifikasi dapat membantu Anda mengatasi risiko likuiditas tanpa harus mengambil langkah-langkah khusus. Portfolio terdiversifikasi terdiri dari investasi yang dapat Anda jual langsung, seperti obligasi, serta investasi jangka panjang yang tidak likuid seperti CDs (Credit Default Swap).

Pertahankan lah aset likuid Anda untuk mencukupi kewajiban jangka pendek Anda. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk menjual investasi ketika aset tersebut telah meningkat nilainya, bukan ketika Anda putus asa sangat membutuhkan uang tunai dan bahkan harus mengambil kerugian atau membatasi laba Anda.

Pahami Peluang Dengan Tepat

Pengaturan waktu dapat membedakan antara investasi yang bagus dan investasi yang buruk. Sebagai seorang investor individu, Anda perlu pemahaman yang jelas tentang horizon waktu Anda untuk membuat investasi paling efektif yang akan membatasi risiko likuiditas Anda.

Horizon waktu Anda mengacu pada berapa lama Anda dapat menunggu sebelum membutuhkan uang yang telah Anda habiskan dalam investasi.

Jika Anda tidak membutuhkan uang segera, Anda dapat berinvestasi dalam sekuritas jangka panjang. Namun, jika Anda mendekati waktu ketika Anda akan membutuhkan uang yang telah Anda investasikan ( seperti dana pensiun ), Anda perlu membuat investasi jangka pendek untuk menjaga risiko likuiditas tetap rendah.

Minimalkan Hutang

Lembaga keuangan dapat menghadapi risiko likuiditas yang sama seperti investor individu, hanya saja dalam proporsi yang lebih besar. Untuk Bank atau perusahaan keuangan, risiko likuiditas berarti bahwa investasi mungkin tidak siap dijual untuk menutupi utang.

Lembaga-lembaga ini dapat mengatasi risiko likuiditas dengan meminimalkan utang mereka, meminjam hanya sebanyak yang mereka perlukan untuk menutupi utang jangka pendek dan membuat rencana untuk menjual investasi di masa depan guna menutupi utang jangka panjang daripada meminjam lebih banyak lagi.

Di pasar keuangan yang kompleks sekarang ini dan kepatuhan lingkungan yang selalu berubah, manajemen likuiditas lebih sulit dari sebelumnya. Namun dengan menerapkan keempat prinsip strategi mengatasi risiko kualiditas ini dapat memandu upaya manajemen likuiditas Anda dengan keamanan dan keyakinan yang lebih besar untuk masa depan.

Dikutip Dari Berbagai Sumber.